Day 26 KKL DR "Hijabku adalah Bagian Agamaku dan Hidupku (Relasi Agama dan Kesehatan Sains)"
Aurat perempuan ketika berhadapan dengan Allah SWT adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangannya. Ketika berhadapan dengan yang bukan mahramnya ulama sepakat bahwa batasan aurat perempuan adalah seluruh tubuh kecuali wajah, telapak tangan, dan kedua telapak kaki.
Berbeda dengan ketika berhadapan dengan mahramnya, menurut Syafi’iyyah aurat perempuan adalah sama dengan laki-laki yaitu antara pusar sampai lutut.
Dalam Alqur’an perintah penggunaan jilbab terdapat pada QS.Al-Ahzab : 59
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا
Artinya : “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Maka dari itu, Perempuan Harus menutup Aurat salah satunya yaitu Berhijab. Berhijab itu bukan hanya sebagai pelindung diri dari yang bukan Mahramnya melainkan membantu kita dalam kesehatan juga ya.
Dari penjelasan diatas, begitu banyak efek dan manfaat yang kita dapatkan. Masih ragu untuk menutup aurat. Yukk mulai Hijrah!!!! Karena bukan hanya Mendapatkan Pahala Dunia Akhirat saja melainkan mendapatkan Kesehatan dalam diri kita juga.
Semoga bermanfaat.....
#KklIainPadangsidimpuan2020
#KKLDR2020
#HidupMahasiswa
Sangat membantu sekali
BalasHapusTerimakasih
HapusBaik baik
BalasHapus