Day 16 KKL DR "Alasan Larangan berpuasa di Hari Tasyrik"
Menurut Syaikh Abu Suja’ dalam Matan al-Ghayah wa al-Taqrib menyebutkan ada hari-hari terlarang untuk berpuasa di bulan Dzulhijjah setelah Idul Adha yaitu tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah. Untuk tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah ulama menyebutnya dengan hari tasyrik. Sebagaimana sabda Rasulullah saw: أيام منى أيام أكل وشرب وذكر لله. رواه مسلم “Hari-hari Mina adalah hari-hari makan, minum dan berdzikir kepada Allah ” (HR. Muslim) Sabda Nabi di Hadis lain: عَنْ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: يَوْمُ عَرَفَةَ وَيَوْمُ النَّحْرِ وَأَيَّامُ التَّشْرِيقِ عِيدُنَا أَهْلَ الإِسْلاَمِ وَهِىَ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ (رواه أبو داود) “ Diriwayatkan dari Uqbah bin Amir, bahwa Rasulullah Saw bersabda: hari Arafah (9 Dzul Hijjah), hari Idul Adha (10 Dzul Hijjah) dan hari-hari Tasyrik merupakan hari raya kita umat Islam. Hari-hari tersebut merupakan hari makan dan minum .” (HR. Abu Daud). Syekh Wahbah Zuhaili mengatakan bahwa berdasa...